Friday, 5 July 2013

Makan Cokelat Tidak Menyebabkan Naiknya Berat Badan

Di hari yang cerah ini, saya ingin membagikan sebuah berita yang cukup baik untuk diketahui bahkan sangat menarik. Coklat yang kebanyakan orang mengatakan adalah penyebab dari berat badan kini tidak lagi benar, karena berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa coklat tidak berpengaruh terhadap naiknya berat badan.

Kini para penggemar coklat yang cemas karena takut berat badannya naik bisa bernafas lega. Sebuah penelitian menemukan, rajin makan cokelat tidak akan membuat gemuk, justru bisa membuat tubuh lebih kurus.

Meskipun cokelat mengandung banyak kalori, tapi menurut penelitian, mereka yang makan cokelat secara rutin setiap hari memiliki lemak tubuh lebih sedikit dibandingkan yang jarang makan cokelat. Para peneliti berasumsi kalau kalori yang terdapat dalam cokelat bukanlah kalori biasa.

Dilansir Daily Mail, bahan-bahan yang terdapat dalam cokelat membuat metabolisme tubuh bekerja lebih keras. Artinya, cokelat bisa mengimbangi lemak-lemak yang sudah lama tertumpuk dalam tubuh. Karena bahan - bahan yang terkandung dalam cokelat ini bisa menjadi sebagai penganan yang memiliki kemampuan untuk menetralkan lemak dalam tubuh.

Namun, walaupun begitu, penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini tidak mengatakan secara spesifik cokelat seperti apa yang baik untuk tubuh. Pemimpin penelitian dari University of California, Dr. Beatrice Golomb menyebutkan, " Penemuan ini memperlihatkan bahwa berat badan juga dipengaruhi oleh komposisi kalori. Jadi jumlah kalori saja tidak cukup. Pada kasus cokelat, ini merupakan kabar bagus, baik bagi mereka yang hobi makan cokelat maupun hanya iseng-iseng ingin mencoba (makan cokelat)."

Kesimpulan tersebut dapat dibuat karena Dr Beatrice telah melakukan penelitian terhadap 972 pria dan wanita yang sering makan cokelat. Penelitian dimasudkan untuk mempelajari statins --obat untuk menurunkan kolesterol.

Partisipan yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung tersebut diajukan sejumlah pertanyaan seputar pola diet dan gaya hidup mereka. Salah satu pertanyaan tersebut, 'Berapa banyak Anda mengonsumsi cokelat dalam seminggu?Selain itu, indeks massa tubuh mereka juga sudah dicatat.

Temuan yang mereka dapat pun cukup mengejutkan. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah responden yang paling rajin makan cokelat dalam seminggu memiliki indeks massa yang lebih ringan dibanding dengan orang yang sedikit atau jarang makan cokelat.

Penelitian itu juga menghasilkan bahwa banyak sedikitnya cokelat yang di konsumsi tidak berpengaruh terhadap turun atau naiknya berat badan. Justru, cokelat mengandung zat yang dapat melancarkan metabolisme dalam tubuh. Salah satu contoh senyawa kimianya adalah Epicatechin yang terkandung dalam cocoa, telah terbukti meningkatkan jumlah mitokondria (tempat berlangsungnya respirasi sel, metabolisme asam lemak, dan penghasil energi.)

Epicatechin ini bermanfaat untuk menurunkan berat badan dengan mitokondria bertugas membakar kalori. Cokelat juga mengandung antioksidan thebromine yang merupakan rasa pahit pada cokelat. Zat ini sering sekali digunakan untuk merawat pederita hipertensi, memperluat pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, perlu diingat bahwa sesuatu yang berlebihan tidak akan berdampak baik untuk kesehatan tubuh. Makan cokelat tetap perlu dibatasi walau penelitian mengatakan bahwa cokelat tidak menyebabkan berat badan. Boleh saja mengulum cokelat setiap hari, namun tetap dalam porsi kecil.
dietbookSeperti yang saya janjikan, saya ingin membagi sebuah panduan dasar untuk menurunkan berat badan dan panduan ini sangat baik untuk di baca. Bahkan saya mewajibkan kepada anda untuk membacanya bila anda serius ingin menurunkan berat badan.

Semua berawal dari sini, keberhasilan anda berasal pondasi dasar yang harus anda bentuk. Dan Pondasi dasar terbaik ada di buku elektronik ini. Itulah kenapa penulis dari buku ini berhasil menurunkan berat nya hingga 30kg. Semoga bermanfaat..


Silahkan masukkan alamat email anda, dan buku elektronik ini akan dikirimkan ke email anda.
Nama Panggilan Anda :
* Email Anda :

1 comment:

  1. bukannya coklat didalamnya terdapat minyak atau mentega yg dapat memicu kolestrol sehingga naik gula darah,lemak dn berat badan,dan jg penyakit jantung?

    ReplyDelete